DESA WISATA. Di negeri kita tercinta, ada banyak desa wisata yang keindahannya diakui dunia.
Wisatawan mancanegara, dilaporkan berduyun-duyun datang ke desa wisata tersebut, untuk menikmati keindahan alam atau kulinernya,
Desa Wisata apa saja yang kini jadi destinasi wisata favorit wisatawan mancanegara tersebut?
Dikutip dari YouTube Update Pro yang berjudul "Desa Terbersih Diakui Dunia!" tayang pada 30 Juli 2022, berikut ini tempat wisata tersebut.
Gampong Ulee Lheue
Desa wisata ini terletak di Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Provinsi Aceh. Di desa wisata ini terdapat berbagai daya tarik wisatawan, seperti wisata alam, kuliner, wahana air, wahana bermain anak, hingga wisata religi.
Desa ini juga menjadi salah satu yang terdampak tsunami tahun 2004 silam. Disana juga terdapat saksi sejarah yang masih berdiri kokoh hingga saat ini, yaitu Masjid Baiturrahim dan dijadikan sebagai wisata religi.
Selain itu desa wisata Gampong Ulee Lheue ini juga termasuk ke dalam 50 besar desa wisata di Indonesia yang masuk dalam tahap kurasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.
Hilisimaetano
Hilisimaetano adalah desa wisata yang terletak di Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara dan merupakan desa tertua di Kabupaten Nias Selatan.
Di sana juga masih terdapat peninggalan sejarah, seperti batu megalitik yang rapat. Di jalan masuk desa berbagai atraksi pertunjukkan seperti tari perang Maina Mogele dan lompat batu juga masih dilestarikan di desa wisata Hilisimaetano.
Desa wisata ini juga masuk 50 besar desa wisata di Indonesia yang masuk dalam tahap akurasi ADWI 2022.
Penglipuran
Pesona yang ditawarkan oleh Bali memang tak ada habisnya, setiap lokasi akan menyuguhkan daya tarik sendiri bagi wisatawan, salah satunya adalah desa wisata Penglipuran, Bali.
Desa wisata yang dinobatkan sebagai desa terbersih di dunia ini akan memanjakan wisatawan dengan pesona pemandangan tanaman hijau yang segar, sangat klop sebagai tempat healing dan juga cuci mata.
Di sana juga terdapat hutan bambu yang mengelilingi desa, yang dijaga dan dilestarikan hingga saat ini.
Selain itu di desa wisata Penglipuran juga memiliki budaya yaitu Penglipuran Village Festival, yang diselenggarakan setiap akhir tahun dengan rangkaian kegiatan seperti parade pakaian Bali, barong, ngelawang, dan parade seni budaya dengan keindahan alam, keunikan budaya juga tradisi yang masih kental.
Buluh Duri
Desa Buluh Duri juga masuk ke dalam 50 besar desa wisata di Indonesia yang masuk dalam tahap akurasi ADWI 2022.
Kekayaan alam yang alami dan kondisi sungai yang menguji adrenalin para wisatawan, juga dapat melakukan arung jeram di sungai Bah Bolon di desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai.
Tiga Rihit
Tiga Rihit merupakan kampung warna warni yang terletak di tepian Danau Toba, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Parapat, Kabupaten Simalungun.
Terletak di tepian Danau Toba, para wisatawan juga dapat bersantai sambil menikmati alam di tepi danau.
Sebagai kampung warna warni, daya tarik desa wisata Tiga Rihit yaitu deretan rumah yang memiliki cat warna bervariasi, menghasilkan pemandangan yang indah dipandang mata.
Pariangan
Pada Mei 2012 lalu, desa wisata Pariangan terpilih sebagai salah satu dari lima daftar desa terindah di dunia.
Hal tersebut juga pasti terlepas dari keindahan desa itu sendiri, terdapat panorama indah berupa pemandangan sawah dan tumbuhan hijau, ditambah dengan hawa dingin yang disebabkan oleh letaknya yang berada di lereng gunung.
Healing dan cuci mata yang sempurna pun akan anda dapatkan di desa wisata ini. Selain itu, di desa wisata Pariangan juga terdapat sebuah prasasti yang ditetapkan sebagai cagar budaya yang dilestarikan.
Tak hanya itu, di desa wisata ini juga terdapat tempat pemandian air panas atau yang disebut sebagai tapian.
Dayun
Desa wisata Dayun berada di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau. Terdapat primadona wisatawan, yaitu Danau Zamrud yang merupakan danau rawa gambut.
Tidak hanya itu, di desa wisata Dayun ini juga memiliki Embung Terpadu Dayun. Lokasinya yang terdapat diantara bentangan perkebunan sawit hijau dan suasana yang masih asri menjadikan udaranya terasa sejuk.
Tebat Lereh
Desa wisata Tebat Lereh merupakan destinasi wisata andalan Kota Pagaralam.
Tebat Lereh juga menjadi satu-satunya desa wisata di Sumatera Selatan yang masuk ke dalam 50 besar desa wisata di Indonesia.
Di sana para wisatawan dapat berkunjung ke wisata air terjun, selain itu juga terdapat wisata seni dan budaya tari kebat, wisata kebun sayuran, dan wisata jelajah alam.
Pujon Kidul
Desa wisata satu ini terletak di Malang, Jawa Timur. Di desa Pujon Kidul juga memiliki wisata alam yang tak kalah menariknya.
Di Pujon Kidul menawarkan fasilitas outbond, seperti bermain paintball, eight trail, dan juga panahan.
Selain itu, para wisatawan juga dapat belajar mengenai dunia pertanian, seperti tomat, cabai, dan tumbuhan herbal. Ada pula wisata peternakan sapi yang menghasilkan susu perah.
Budaya dan kesenian di desa wisata ini juga masih kental, sehingga para wisatawan dapat belajar mengenai seni dan ikut serta memainkannya.
Pela
Desa wisata Pela berada di pinggir sungai Mahakam, tepatnya di Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Desa Pela juga dikenal sebagai surga pesut, yaitu mamalia langka yang hanya hidup di perairan Kalimantan, India, Filipina, dan Australia. Pesut-pesut tersebut akan menampakkan diri pada pagi dan sore hari.
Desa Pela dijadikan objek wisata sejak tahun 2017 yang dibangun oleh kelompok wisata Top Darwis Desa Pela. Saat itu, masyarakat sekitar melihat potensi unik dari desainnya yang diyakini dapat menjadi magnet bagi wisatawan.
Usaha tersebut pun berbuah manis. Pada tahun 2018, Pemerintah setempat resmi memberikan desa wisata pada Desa Pela.
Itulah 10 desa wisata Indonesia favorit wisatawan mancanagara tersebut. ***
0 Komentar