Kabupaten Way Kanan, Lampung, punya satu destinasi wisata yang makin populer: Curup Kereta. Selain panorama alamnya yang memesona, kawasan ini juga dikenal dengan kuliner khas yang menggugah selera, yaitu pindang baung dan pindang patin.
Ketua Pokdarwis Curup Kereta, Meza Jaya, menjelaskan bahwa menu pindang ini sudah menjadi sajian andalan wisata.
“Di Curup Kereta kami menyediakan pindang baung dan pindang patin sebagai kuliner khas yang sangat digemari wisatawan. Namun, kuliner tersebut biasanya hanya tersedia saat ramai pengunjung,” ujarnya.
🌶️ Perpaduan Pindang dan Seruit Lampung
Pindang baung maupun patin biasanya disajikan dengan seruit khas Lampung, yaitu sambal pedas asam yang menambah kelezatan. Kuah pindang yang segar dipadukan dengan daging ikan lembut membuat wisatawan selalu ingin kembali mencicipinya.
“Makanan ini dimasak dengan bumbu khas yang membuat cita rasanya sangat khas. Seruit yang disajikan bersama pindang menambah kenikmatan, dengan rasa pedas dan asam yang menyatu,” tambah Meza.
Tak hanya memanjakan lidah, sajian ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Lampung ke wisatawan.
📝 Resep Pindang Baung & Patin Khas Lampung
Kalau kamu belum sempat berkunjung ke Curup Kereta, bisa coba memasak sendiri di rumah.
Bahan-bahan:
-
1 ekor ikan baung atau patin ukuran sedang (± 700 gram), potong-potong
-
2 batang serai, memarkan
-
3 lembar daun salam
-
4 lembar daun jeruk
-
2 ruas lengkuas, memarkan
-
1 ruas jahe, memarkan
-
1 buah tomat merah, potong-potong
-
5 buah belimbing wuluh (bisa diganti air asam jawa secukupnya)
-
8–10 cabai rawit merah utuh (sesuai selera pedas)
-
Garam & gula secukupnya
-
1 liter air
Bumbu halus:
-
6 siung bawang merah
-
4 siung bawang putih
-
3 butir kemiri, sangrai
-
2 ruas kunyit bakar
-
1 sdt terasi bakar
Cara membuat:
-
Rebus air hingga mendidih, masukkan serai, daun salam, daun jeruk, lengkuas, dan jahe.
-
Tambahkan bumbu halus, aduk rata sampai harum.
-
Masukkan potongan ikan baung atau patin, masak hingga setengah matang.
-
Tambahkan belimbing wuluh, tomat, cabai rawit, garam, dan gula.
-
Biarkan mendidih hingga ikan matang sempurna dan kuah berasa segar pedas asam.
-
Sajikan hangat dengan nasi putih dan seruit khas Lampung.
📌 Catatan:
-
Pindang Baung biasanya lebih populer karena tekstur dagingnya padat dan gurih.
-
Pindang Patin lebih lembut dengan rasa gurih berlemak.
-
Keduanya sama-sama nikmat bila disantap hangat di tepi alam Curup Kereta.
✨ Jadi, kalau berkunjung ke Way Kanan, jangan lupa cicipi pindang baung & pindang patin khas Curup Kereta. Kalau belum sempat, coba bikin sendiri di rumah dengan resep di atas. Dijamin bikin keluarga jatuh hati dengan rasa segar, gurih, pedas, dan asam khas Lampung.

0 Komentar